Senin, 02 September 2019


Perkembangan Teori Atom 

• Sekitar 2,5 abad yang lalu, ahli filsafat Yunani, Leuciplus berpendapat bahwa materi tersusun dari butiran-butiran kecil
• Sejalan dengan itu muridnya, Democritus mengembangkan menjadi butiran kecil yang tidak dapat dibagi.
 • Namun semuanya tanpa bukti eksperimen yang jelas dan tidak didukung teknologi.
Image result for history of the atom



KONSEP PERKEMBANGAN ATOM ZAMAN YUNANI

Salah satu konsep ilmiah yang tertua ialah bahwa setiap zat dapat dipecah menjadi sekecil-kecilnya sehingga zarah terkecil yang dapat dibuat itu masih tetap memilki sifat-sifat zat yang dipecah-pecah tadi.Setelah mencapai ukuran terkecil zarah itu tidak dapat dipecah lagi tanpakehilangansifat-sifatnya yang asli, oleh ahli filsafat yunani Leucippus dan muridnya Demokritus dinamakan Atom yang asal katanya dari a yang artinya tidak dan tomos yang artinya memotong, sehingga atom artinya ialah tidak terbagi
Konsep yang dimunculkan pada abad kelima sebelum masehi itu masih  tetap dikumandangkan beberapa abad berikutnya oleh pemikir-pemikir seperti Riordano Bruno, Francis Bacon, dan Rene Descartes. Bahkan para ilmuwan utama abad ke-17, seperti: Galileo, Newton, dan Huygens pun mendukung konsep susunan zat yang terdiri atas atom-







MODEL ATOM DALTON

Image result for john daltonImage result for dalton atomic model


"Atom ialah bagian terkecil suatu zat yang tidak dapat dibagi-bagi. Atom tidak dapat dimusnahkan & diciptakan"
Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentang atom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier menyatakan bahwa “Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil    reaksi”.   Sedangkan   Prouts       menyatakan    bahwa
“Perbandingan   massa   unsur – unsur   dalam   suatu senyawa selalu tetap”. Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut:

  1. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi
  2. Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda
  3. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen
  4. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan ke

Konsep Model Atom Dalton:
1. Setiap benda (zat) tersusun atas partikel partikel terkecil yg tidak dapat dipisahkan lagi disebut atom.
2. Setiap benda (zat) mempunyai sifat yg sama dg atomatom penyusunnya.
3. Bila sifat - sifat suatu zat berbeda dg lainnya, menunjukkan atom - atom penyusun zat-zat tersebut berbeda pula. 
4. Dalam peristiwa reaksi kimia pada hakekatnya merupakan penyusunan kembali atom dalam suatu zat 
5. Pada peristiwa reaksi kimia jumlah atom2 yg terlibat dalam penyusunan zat punya perbandingan berupa bilangan bulat sederhana.

 Kelemahan:
 • Saat ini ternyata dengan reaksi kimia nuklir suatu atom dapat berubah menjadi atom yang lain 
 • tidak dapat menjelaskan sifat listrik materi
 • tidak dapat menjelaskan daya gabung unsurunsur. Misalnya, mengapa satu atom oksigen dapat mengikat dua atom hidrogen membentuk air.

MODEL ATOM THOMPSON
Image result for jj thomsonImage result for jj thomson

"Thompson melakukan percobaan pada lampu tabung"
Berdasarkan penemuan tabung katode yang lebih baik oleh William Crookers, maka J.J. Thomson meneliti lebih lanjut tentang sinar katode dan dapat dipastikan bahwa sinar katode merupakan partikel, sebab dapat memutar baling-baling yang diletakkan diantara katode dan anode. Dari hasil percobaan ini, Thomson menyatakan bahwa   sinar    katode    merupakan    partikel      penyusun
atom (partikel subatom) yang bermuatan negatif dan selanjutnya disebut elektron.

Atom merupakan partikel yang bersifat netral, oleh karena elektron bermuatan negatif, maka harus ada partikel lain yang bermuatan positifuntuk menetrallkan muatan negatif elektron tersebut. Dari penemuannya tersebut, Thomson memperbaiki kelemahan dari teori atom dalton dan mengemukakan teori atomnya yang dikenal sebagai Teori Atom Thomson. Yang menyatakan bahwa:”Atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan didalamya tersebar muatan negatif elektron” Model atom ni dapat digambarkan sebagai jambu biji yang sudah dikelupas kulitnya. biji jambu menggambarkan elektron yang tersebar marata dalam bola daging jambu yang pejal, yang pada model atom Thomson dianalogikan sebagai bola positif yang pejal. 

Menghasilkan teori yaitu:
 1.Atom bukan sebagai partikel terkecil dari suatu benda 
 2.Atom berbentuk bola pejal,dimana terdapat muatan listrik positif dan negative yang tersebar merata di seluruh                         bagian seperti roti kismis
 3.Pada atom netral jumlah muatan listrik negatif sama dengan jumlah muatan listrik positif 
 4.Masa elektron jauh lebih kecil dibandingkan dengan masa atom Thompson melakukan percobaan lampu tabung. T

TEORI ATOM THOMSON:
J.J. Thomson menyusun model atom yang merupak an penyempurnaan dari model atom dalton, setelah ia menemukan elektron 
Menurut Thomson dalam atom terdapat elektron yang tersebar merata bermuatan positif 
Keadaan tersebut diumpamakan roti kismis
Kelebihan  :"Membuktikan adanya partikel negatif lain didalam atom.Yang berarti atom                                bukan merupakan bagian terkecil pada suatu unsur Kelemahan: "Tidak dapat menerangkan dinamika reaksi kimia yang terjadi antar atom"



   

MODEL ATOM RUTHERFORD
Image result for rutherford atomic modelImage result for rutherford


Rutherford bersama dua orang muridnya (Hans Geigerdan Erners Masreden)melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa (λ) terhadap lempeng tipis emas. Sebelumya telah ditemukan adanya partikel alfa, yaitu partikel yang bermuatan positif dan bergerak lurus, berdaya tembus besar sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas.Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan
untuk menguji pendapat Thomson, yakni apakah atom itu betul-betul merupakan  bola  pejal  yang  positif  yang  bila  dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan. Dari pengamatan mereka, didapatkan fakta bahwa apabila partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis, maka sebagian besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°), tetapi dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20.000 partikel alfa akan membelok sudut 90° bahkan lebih.
Berdasarkan gejala-gejala yang terjadi, diperoleh beberapa kesimpulan beberapa berikut:
  1. Atom bukan merupakan bola pejal, karena hampir semua partikel alfa diteruskan
  2. Jika lempeng emas tersebut dianggap sebagai satu lapisanatom-atom emas, maka didalam atom emas terdapat partikel yang sangat kecil yang bermuatan positif.
  3. Partikel tersebut merupakan partikelyang menyusun suatu inti atom, berdasarkan fakta bahwa 1 dari 20.000 partikel alfa akan dibelokkan. Bila perbandingan 1:20.000 merupakan perbandingan diameter, maka didapatkan ukuran inti atom kira-kira 10.000 lebih kecil daripada ukuran atom keseluruhan.
Berdasarkan fakta-fakta yang didapatkan dari percobaan tersebut, Rutherford mengusulkan model atom yang dikenal dengan Model Atom Rutherford yang menyatakan bahwa Atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif. Rutherford menduga bahwa didalam inti atom terdapat partikel netral yang berfungsi mengikat partikel-partikel positif agar tidak saling tolak menolak.
 • Muatan listrik negatif ( elektron ) terletak sangat jauh dari inti.
 • Untuk menjaga kestabilan jarak muatan listrik negatif terhadap inti, maka muatan listrik negatif senantiasa                bergerak mengelilingi inti.  

Percobaan Rutherford: 
"Bila berkas hamburan sinar α ditembakkan pd lempeng emas,maka sinar yg keluar dari lempeng mengalami hamburan. Dapat diamati pada cahaya terang & gelap di layar pendar"

1. Sebagian besar partikel sinar α dpt tembus karena melalui daerah hampa. 
2.Partikel α yg mendekati inti atom dibelokkan karena mengalami gaya tolak inti. 
3.Partikel α yg menuju inti atom dipantulkan karena inti bermuatan positif & sangat masif. 
Kelebihan dan Kelemahan Model Atom Rutherford
Kelebihan
Membuat hipotesa bahwa atom tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilingi inti
Kelemahan
Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. Berdasarkan teori fisika, gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi sehingga lama – kelamaan energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti Ambilah seutas tali dan salah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu sedangkan ujung yang lain Anda pegang. Putarkan tali tersebut di atas kepala Anda. Apa yang terjadi? Benar. Lama kelamaan putarannya akan pelan dan akan mengenai kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegal memegang tali tersebut. Karena Rutherford adalah telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektron yang nanti disebut dengan kulit.

 
MODEL ATOM BOHR


Image result for bohr modelImage result for bohr


Pada tahun 1913, pakar fisika Denmark bernama Neils Bohr memperbaiki kegagalan atom Rutherford melalui percobaannya tentang spektrum atom hidrogen. Percobaannya ini berhasil memberikan gambaran keadaan elektron dalam menempati daerah disekitar inti atom. Penjelasan Bohr tentang atom hidrogen melibatkan gabungan antara teori klasik dari Rutherford dan teori kuantum dari Planck, diungkapkan dengan empat postulat, sebagai berikut:
  1. Hanya ada seperangkat orbit tertentu yang diperbolehkan bagi satu elektron dalam atom hidrogen. Orbit ini dikenal sebagai keadaan gerak stasioner (menetap) elektron dan merupakan lintasan melingkar disekeliling inti.
  2. Selama elektron berada dalam lintasan stasioner, energi elektron tetap sehingga tidak ada energi dalam bentuk radiasi yang dipancarkan maupun diserap.
  3. Elektron hanya dapat berpindah dari satu lintasan stasioner ke lintasan stasioner lain. Pada peralihan ini, sejumlah energi tertentu terlibat, besarnya sesuai dengan persamaan planck, ΔE = hv.
  4. Lintasan stasioner yang dibolehkan memilki besaran dengan sifat-sifat tertentu, terutama sifat yang disebut momentum sudut. Besarnya momentum sudut merupakan kelipatan dari h/2∏ atau nh/2∏, dengan n adalah bilangan bulat dan h tetapan planck.
Menurut model atom bohr, elektron-elektron mengelilingi inti pada lintasan-lintasan tertentu yang disebutkulit elektron atau tingkat energi. Tingkat energi paling rendah adalah kulit elektron yang terletak paling dalam, semakin keluar semakin besar nomor kulitnya dan semakin tinggi tingkat energinya.
Kelebihan dan Kelemahan
Kelebihan
atom Bohr adalah bahwa atom terdiri dari beberapa kulit untuk tempat berpindahnya elektron.
Kelemahan
model atom ini adalah tidak dapat menjelaskan efek Zeeman dan efek Strack
Efek Zeeman dan Efek Strack adalah pergeseran atau pemisahan garis spektrum atom menjadi beberapa komponen disebabkan oleh adanya medan listrik eksternal. Efek ini analog dengan efek Zeeman, yaitu pemisahan sebuah garis spektral menjadi beberapa komponen karena adanya medan magnet.


Referensi:

file:///C:/Users/USER/AppData/Local/Microsoft/Windows/INetCache/IE/O87L0ZPP/[KD_2016]_2_Struktur_Atom[1].pdf
https://lela68.wordpress.com/2009/05/24/filsafat-ilmu-perkembangan-teori-atom/






















26 komentar:

  1. Bermanfaat sekali bagi saya, kebetulan saya baru saja kehilangan buku kimia.

    BalasHapus
  2. Saya suka warna blog nya.Sangat lembut

    BalasHapus
  3. Wah blog yang sangat bermanfaat sekalii terima kasihh

    BalasHapus
  4. Terimakasih, semoga bermanfaat

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah, Makasih ya. Kebetulan buku adik saya belum datang, jadi bisa referensi lewat blog ini. sekali lagi terimakasih

    BalasHapus
  6. Bermanfaat sekali buat anak sma dan yg memerlukan nya

    BalasHapus
  7. Sgt bermanfaat terimakasih

    BalasHapus
  8. Wow keren blognya, materinya juga dapat

    BalasHapus
  9. Makasih bang rezaa sngat bermanfaat:)

    BalasHapus

Larutan Asam Basa 1. Asam Asam adalah zat apa saja yang molekulnya mempunyai satu atom hidrogen yang mampu memisahkan diri menjadi ion ...